Here i am, in Jogjakarta.
Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dari 4 kabuparen dan 1 kota madya (yaitu : Sleman, Bantul, Kulonprogo, Guning Kidul dan kota madya Yogyakarta). Kota dengan segudang julukan ini menyimpan kenangan yang sulit dilupakan. Jika sudah pernah ke Jogja kamu akan ingin kembali lagi ke tempat ini. Keramahan warga jogja menjadi daya tarik tersendiri yang membuatmu cukup betah di Kota ini. Selain itu pariwista alam dan kulinernya juga mendapat tempat tersendiri bagi para backpacker dan orang di luar Jogja yang bertandang ke sini, termasuk saya.
Kebetulan saya lulus di salah satu perguruan tinggi di Jogja sehingga membuat saya menetap di sini. Menjalani rutinitas perkuliahan kadang (sering kali) membuatku penat, beruntung tempat ini memiliki banyak tempat untuk melepaskan stres, salah satunya coffee shop ini.
"Hoamm..." aku menguap, sembari mengaduk coffee late yang sudah sejam berada di atas mejaku. Aku melihat kembali whatsapp berharap ada chat darinya.
"Apa yang dia lakukan? Katanya ingin ketemuan" gerutuku sambil kembali melihat jendela kaca yang berada di sebalah kananku.
"Apa yang dia lakukan? Katanya ingin ketemuan" gerutuku sambil kembali melihat jendela kaca yang berada di sebalah kananku.
"Drrrt...drttt" HPku begetar. Ku lihat ternyata adikku memberitahukan bahwa di Lulus SBMPTN.
"Syukurlah.... dia memang pantas mendapatkannya, mengingat usahanya yang cukup besar untuk mengikuti SBMPTN" ucapku dalam hati lalu membalas chatnya.
"Syukurlah.... dia memang pantas mendapatkannya, mengingat usahanya yang cukup besar untuk mengikuti SBMPTN" ucapku dalam hati lalu membalas chatnya.
Lucu juga jika mengingat kembali saat pertama kali datang ke kota ini untuk ujian masuk universitas. Aku tak mengenal siapapun kecuali teman SMP ku yang sudah menetap di sini. Untungnya dia masih mengingatku dengan jelas saat ku sapa dia via direct message facebook. Kebetulan waktu itu dia kuliah di Jogja makanya aku sampaikan keinginanku untuk lanjut pendidikan di kota Gudeg ini. Saat SMA dia mengikuti program akselerasi kelas, jadi SMAnya hanya menghabiskan waktu 2 tahun untuk lulus.
Karena aku belum pernah ke Jogja saat itu, dia membantuku mengurusi semuanya. Dan tentu saja termasuk menginap di tempatnya (lumayan kan gratis...hehehe). Jadi, jika ada teman-teman yang ingin backpacker atau melanjutkan pendidikan dan belum pernah ke Jogja, boleh menginap di tempatku atau nanti saya antar cari penginapan.
"Maaf" suara itu berhasil mengembalikan pikiranku ke kafe ini.
"Maaf, terlambat" ucapnya lagi
"Tidak apa-apa" ucapku sambil tersenyum.
*
Comments
Post a Comment